Kertas

Kau sebuah lembaran putih yang terkadang kecoklatan

Kau terkadang hadir dengan garis atau tanpa garis

Kau terkadang hanya sendiri atau berkelompok

 

Kertas,…

Begitulah caraku menyebutmu untukku

Kau izinkan aku untuk mencoretmu dengan batu pencil dan goresan tinta

Bahkan kau biarkan aku untuk membuatmu terluka dengan penghapus

 

Diisi dengan warna hitam dan warna-warna lain

Sudah selayaknya seperti itukah dirimu?

Selalu relakah dirimu untuk terluka dan bahkan penuh dengan coretan?

 

Kau tidak mengeluh ketika aku menuliskan kesedihan padamu

Kau tidak marah ketika aku mencoretkan kemarahan padamu

Kau tidak berbangga ketika aku melukis kebahagiaan padamu

Kau biarkan aku mengisi dirimu dengan warna-warniku

 

Kertas,…

Hanya sebuah lembaran putih yang kadang berwana kusam

Tapi,

Selalu mengerti ketika tangan ini ingin menceritakan sesuatu

 

Kertas,…

Mengajarkan arti ketulusan dan keikhlasan tanpa pernah meminta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s